PENERAPAN METODE ACTIVE LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SD NURIL ISLAM PACITAN
DOI:
https://doi.org/10.51158/yqsx4w25Keywords:
Active learning, metode pembelajaran, krisis pendidikan, quiz time, card sortAbstract
Kualitas pendidikan di Indonesia semakin menurun, hal tersebut ditinjau dari fenomena krisis pendidikan yang memprihatinkan. Berbagai masalah terkait akselibitas, kualitas dan relevansi pendidikan telah menghambat kemajuan pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pelaksanaan metode pembelajaran metode active learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Nuril Islam Pacitan; (2) untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan metode active learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Nuril Islam Pacitan. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode tersebut dipilih karena untuk memahami konteks dan proses yang terlibat dalam pelaksanaan pembelajaran aktif secara mendalam, mengetahui bagaimana interaksi antara pendidik dan peserta didik serta bisa mengetahui bagaimana mereka merasa terlibat dalam menghadapi tantangan. Peneliti melakukan penelitian di SD Nuril Islam Pacitan di Jln. Tentara Pelajar desa Widoro Pacitan. Hasil dari penelitian yakni (1) Metode active learning pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam proses pelaksanaan terlaksana dengan baik yang mana peserta didik memberikan imbal balik dari materi yang dijelaskan oleh pendidik; (2) kelebihan dari metode active learning yakni dengan adanya sarana prasarananya yang lengkap semua kegiatan pembelajaran akan berjalan dengan baik dan efektif. Adapun kelemahan dalam metode pembelajaran ini adalah membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga jam alokasi pelajaran lainnya tidak bisa maksimal.