Pemodelan Proses Bisnis Pelayanan Aduan Publik pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mojokerto dengan Menggunakan Business Process Model Notation (BPMN)
Keywords:
Diskominfo, Aduan, LAPOR SP4N, BPMN, RACI-ChartAbstract
Teknologi Informasi pada masa saat ini sudah menjadi bagian penting dalam Industri, termasuk dalam sektor publik. Dengan berkembangnya teknologi informasi saat ini, masyarakat ingin mendapatkan pelayanan publik yang lebih cepat dan lebih mudah. Oleh karena itu Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mojokerto menggunakan sebuah sistem pelaporan LAPOR SP4N dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, yaitu sebuah wadah untuk menampung aspirasi baik dalam bentuk aduan/keluhan, saran, pertanyaan dari masyarakat dalam satu tempat. Akan tetapi terdapat beberapa masalah pada proses penerapan sistem LAPOR SP4N ini seperti miskomunikasi antar OPD terkait hingga tidak ada proses pertanggung jawaban yang jelas untuk setiap pelayanan aduan yang masuk dari masyarakat. Oleh karena itu model proses bisnis yang jelas perlu dikembangkan agar menjadi pedoman untuk mengatur alur kerja dan tanggung jawab setiap pemangku kepentingan yang terlibat. Proses pendefinisian peran tiap pemangku kepentingan dapat menggunakan RACI-Chart yang dapat membantu mengetahui pembagian tugas serta tanggung jawab yang jelas pada layanan publik. Serta untuk pemodelan proses bisnisnya menggunakan BPMN sehingga dapat memetakan secara visual, memodelkan, dan mendokumentasikan proses bisnis secara baik.
Kata kunci: Diskominfo, Aduan, LAPOR SP4N, BPMN, RACI-Chart