PENERAPAN METODE STUDI KASUS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MURID KELAS VIII-F PADA MATA PELAJARAN PPKn MATERI MERAWAT KEUTUHAN BANGSA DAN NEGARA DI UPT SMP NEGERI 4 TUBAN
DOI:
https://doi.org/10.51158/mkyg7948Keywords:
metode studi kasus, berpikir kritis, PPKn, Penelitian Tindakan Kelas, murid kelas VIIIFAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode studi kasus serta peningkatan kemampuan berpikir kritis murid kelas VIII-F pada pembelajaran PPKn di UPT SMP Negeri 4 Tuban. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 murid kelas VIII-F pada semester genap Tahun Pelajaran 2025/2026. Data penelitian diperoleh melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Penerapan metode studi kasus dilakukan melalui tahapan pemberian kasus, memahami kasus, mengidentifikasi permasalahan, diskusi dan analisis, penyusunan alternatif solusi, presentasi hasil, serta refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Siklus I terdapat 11 murid atau 36,67% yang mencapai KKTP dengan rata-rata nilai 71,77. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada Siklus II, jumlah murid yang mencapai KKTP meningkat menjadi 28 murid atau 93,33% dengan rata-rata nilai 81,13. Dengan demikian, terjadi peningkatan rata-rata nilai sebesar 9,36 poin dan peningkatan ketuntasan sebesar 56,66 poin persentase. Hasil pengamatan juga menunjukkan bahwa murid menjadi lebih aktif dalam memahami kasus, mengidentifikasi permasalahan, berdiskusi, menyampaikan pendapat, memberikan alasan, menentukan solusi, dan melakukan refleksi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan metode studi kasus dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran PPKn untuk meningkatkan keterlibatan murid dan mendukung perkembangan kemampuan berpikir kritis.










