ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA BERDASARKAN LKPD BERBASIS MODEL CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS)
DOI:
https://doi.org/10.51158/4rfnav34Keywords:
Berpikir Kritis, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), Creative Problem Solving (CPS)Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV setelah mengikuti pembelajaran menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis model Creative Problem Solving (CPS). Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang didukung data kualitatif melalui wawancara. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa kelas IV SD Negeri 1 Sukamanah. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kritis, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase serta diperkuat dengan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa didominasi kategori sedang (44%), diikuti kategori rendah (32%) dan tinggi (24%). Berdasarkan indikator, kemampuan interpretasi memperoleh persentase tertinggi (82,3%), diikuti analisis (70,5%) dan inferensi (68,1%), sedangkan evaluasi memperoleh persentase terendah (56,75%). Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan LKPD berbasis model Creative Problem Solving mampu memfasilitasi siswa dalam memahami dan menganalisis permasalahan, meskipun kemampuan mengevaluasi solusi dan memberikan alasan logis masih perlu ditingkatkan. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi guru dalam merancang pembelajaran IPAS yang berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa.










