PERAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER DAN MORALITAS SISWA: SINTESIS LITERATUR TENTANG STRATEGI DAN METODE
DOI:
https://doi.org/10.51158/wnd48a17Keywords:
pendidikan islam, karakter, moralitas, keteladanan guru, digital moral pedagogyAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan Islam dalam pembentukan karakter
dan moralitas siswa melalui sintesis literatur yang menelaah berbagai strategi dan metode
pembelajaran dalam konteks pendidikan modern. Kajian ini menggunakan pendekatan narrative
literature review terhadap 21 artikel ilmiah open-access yang diterbitkan pada periode 2020–2025.
Data dikumpulkan melalui penelusuran sistematis menggunakan kata kunci “Islamic education,”
“character development,” dan “moral pedagogy,” kemudian dianalisis dengan teknik sintesis naratif
dan analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam berkontribusi signifikan
dalam membentuk karakter peserta didik melalui tiga pilar utama, yaitu keteladanan guru (uswah
hasanah), kepemimpinan berbasis nilai (value-based leadership), dan integrasi nilai-nilai Islam
dalam kurikulum serta literasi digital. Ketiga dimensi tersebut membentuk kerangka pendidikan
karakter yang tidak hanya menanamkan moralitas dan spiritualitas, tetapi juga mempersiapkan
peserta didik menghadapi tantangan globalisasi dan era digital secara etis. Dibandingkan dengan
penelitian terdahulu, kajian ini memberikan kontribusi baru dengan menekankan integrasi antara
dimensi spiritual, pedagogik, dan moral digital, yang belum banyak dieksplorasi dalam penelitian
sebelumnya. Namun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan berupa risiko bias interpretasi
dan keterbatasan verifikasi empiris, karena seluruh data bersumber dari literatur sekunder. Oleh
karena itu, penelitian lanjutan disarankan untuk melakukan studi lapangan dan longitudinal guna
menguji efektivitas model pendidikan karakter Islami secara kontekstual, serta mengembangkan
instrumen evaluasi berbasis spiritual-behavioral untuk menilai perkembangan karakter peserta didik
secara holistik









