KONSEPSI PEMULIHAN LAHAN EKS TAMBANG

  • Zeni Zainal Muis Universitas Kahuripan Kediri

Abstract

Eksploitasi lahan pada kegiatan penambangan menyebabkan kerusakan lahan dan kehilangan vegetasi serta merubah ekosistem sehingga keseimbangan alam menjadi terganggu. Masyarakat yang berada di sekitar kegiatan penambangan akan merasakan dampaknya. Permen ESDM no 18 tahun 20018 tentang Reklamasi dan Penutupan Tambang mengatur Perusahaan Tambang harus memenuhi kewajibannya untuk memulihkan lahan eks penambangan tersebut.  Keberhasilan reklamasi rendah karena masyarakat setempat dan pemerintahan Desa kurang dilibatkan dalam program reklamasi.


Banyak faktor yang mempengaruhi ketidakberhasilan reklamasi tersebut diantaranya faktor teknis, sosial, ekonomi dan budaya. Penelitian ini mencuplik Studi Kasus pada pemulihan lahan eks penambangan batu bara di PT Bukit Asam Provisi Sumatera Selatan.   Data primer diperoleh dengan melakukan visit site di lokasi penambangan dan pemukiman di sekitarnya. Metode penelitian secara Observasi dan Wawancara dan pengamatan data sekunder. Data dan informasi yang terhimpun kemudian menganalisis secara Deskriptif dan merumuskannya menjadi sebuah Konsep pemulihan lahan eks penambangan yang bertumpu pada aspek ekologi, sosial dan ekonomi yang dilaksanakan secara kolaboratif antara PT Bukit Asam, Lembaga Masyarakat Desa dan Pemerintah Kelurahan Tanjungenim.


 


Kata Kunci : Pemulihan Lahan, Kerjasama, Pola Tanam

Author Biography

Zeni Zainal Muis, Universitas Kahuripan Kediri

Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Kahuripan Kediri

Published
2020-12-31
How to Cite
MUIS, Zeni Zainal. KONSEPSI PEMULIHAN LAHAN EKS TAMBANG. Jurnal Agriovet, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 11 - 24, dec. 2020. ISSN 2716-4403. Available at: <https://ejournal.kahuripan.ac.id/index.php/agriovet/article/view/418>. Date accessed: 17 apr. 2021.