PEMBERDAYAAN PRODUK USAHA MIKRO KRIPIK SINGKONG MAJU JAYA KOTA BATAM

  • Rizki Prakasa Hasibuan Universitas Putera Batam
  • M. Khoiri Universitas Putera Batam
  • Syaifulah Syaifulah Universitas Putera Batam
  • Kundori Kundori Universitas Putera Batam
  • Mefri Yudi Wisra Universitas Ibnu Sina
  • Nadila Andra Kurnia Universitas Putera Batam

Abstract

Abstrak


 


Pandemi Covid-19 merupakan salah satu faktor perlambatan pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2020. Pertumbuhan perekonomian Indonesia pada triwulan I-2020 sebesar 2,97% mengalami perlambatan dari triwulan I-2019 sebesar 5,07%. Lambatnya pertumbuhan ekonomi berpengaruh besar terhadap UKM di Indonesia. Penurunan penjualan dipengaruhi perubahan perilaku konsumen dengan membatasi interaksi fisik dan bertahan dirumah. Perubahan perilaku konsumen saat ini, memberikan peluang besar bagi UKM untuk memasarkan produk lebih luas dan lebih murah, tetapi pemilihan sosial media yang tepat menjadi satu hal yang harus dilakukan karena ratusan social media tersebar di dunia maya. Hambatan lain yang terjadi adalah berupa belum cukupnya pengetahuan mengenai strategi pemasaran produk, pembuatan produk masih dilakukan manual, dan teknik foto produk yang seadanya, belum termanfaatkannya penggunaan digital marketing dalam pemasaran berbasis internet menjadikan UKM tidak bisa menangkap peluang pemasaran ini. Metode yang digunakan adalah pemberdayaan dan pelatihan branding product, dan digital marketing. Pemberdayaan dan pelatihan ini bertujuan untuk melatih keterampilan menggunakan branding product, digital marketing, dan memenuhi kapasitas permintaan melalui peningkatan kapasitas produk. Luaran yang dihasilkan kemampuan UKM dalam memanfatkan digital marketing, dan branding product.


Kata Kunci: Branding, Digital Marketing, Pembinaan, UMKM


 


 


Abstract


 


The Covid-19 pandemic was one of the factors that slowed economic growth in the first quarter of 2020. Indonesia's economic growth in the first quarter of 2020 was 2.97%, experiencing a slowdown from the first quarter of 2019 of 5.07%. Slow economic growth has had a major impact on SMEs in Indonesia. Decreasing sales changes in consumer behavior by controlling interaction and behavior at home. Changes in consumer behavior nowadays provide great opportunities for SMEs to market wider and cheaper products, but choosing the right social media is one thing that must be done because hundreds of social media are well-known in cyberspace. Another obstacle that occurs is in the form of insufficient knowledge of product marketing strategies, product manufacturing is still done manually, and improper product photo techniques, the use of digital marketing in internet-based marketing has not made SMEs unable to capture this marketing opportunity. The methods used are product branding empowerment and training, and digital marketing. This empowerment and training aims to train skills in using products, digital marketing, and fulfilling capacity demand through increasing product capacity. The resulting output is the ability of SMEs to take advantage of digital marketing and product branding.


 


Keywords: Branding, Digital Marketing, Pembinaan, UMKM

Published
2020-11-19
How to Cite
HASIBUAN, Rizki Prakasa et al. PEMBERDAYAAN PRODUK USAHA MIKRO KRIPIK SINGKONG MAJU JAYA KOTA BATAM. Jurnal Abdikmas, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 49-53, nov. 2020. ISSN 2745-9993. Available at: <https://ejournal.kahuripan.ac.id/index.php/abdikmas/article/view/399>. Date accessed: 21 apr. 2021.