PENGUATAN KEMANDIRIAN LEMBAGA PERS SANTRI PESANTREN KEDIRI MELALUI PRODUKSI DAN MONETISASI MEDIA MASSA MULTIPLATFORM
DOI:
https://doi.org/10.51158/sc8xav60Keywords:
media multiplatform, monetisasi media, pemberdayaan pesantren, pers santriAbstract
Perkembangan teknologi digital memberikan peluang bagi lembaga pers santri untuk memperluas jangkauan publikasi sekaligus mengembangkan kemandirian kelembagaan melalui pengelolaan media multiplatform. Namun, pemanfaatan peluang tersebut memerlukan penguatan kapasitas sumber daya manusia, keterampilan produksi konten jurnalistik, strategi distribusi media, serta pemahaman mengenai monetisasi yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah dilaksanakan untuk memperkuat kapasitas lembaga pers santri di wilayah Kediri dalam mengembangkan produksi media multiplatform dan mengidentifikasi peluang monetisasi sebagai alternatif pendukung kemandirian lembaga. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan pemberdayaan partisipatif yang mencakup penguatan keterampilan jurnalistik digital, praktik produksi konten, pengelolaan berbagai platform media, serta pengenalan strategi pengembangan model bisnis media. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menekankan pentingnya etika jurnalistik, akurasi informasi, kreativitas, dan tata kelola kelembagaan dalam pengembangan media digital. Melalui kegiatan tersebut, lembaga pers santri berhasil meningkatkan kapasitas produksi dan distribusi konten, memperluas jangkauan audiens, serta mengembangkan peluang kerja sama dan layanan media yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Penguatan kompetensi produksi dan pengelolaan usaha media ini menjadi landasan bagi terciptanya lembaga pers santri yang produktif, adaptif, dan berkelanjutan. Dengan demikian, pengembangan media multiplatform yang telah diterapkan tidak hanya berfungsi sebagai sarana publikasi kegiatan pesantren, tetapi juga sebagai ruang pengembangan literasi digital, kreativitas santri, dan kemandirian ekonomi kelembagaan.
Abstract
The development of digital technology provides opportunities for pesantren press institutions to expand their publication reach while also developing institutional independence through the management of multiplatform media. However, utilizing these opportunities requires strengthening human resource capacity, journalistic content production skills, media distribution strategies, as well as understanding sustainable monetization. This community service activity has been carried out to strengthen the capacity of pesantren press institutions in the Kediri area in developing multiplatform media production and identifying monetization opportunities as an alternative support for institutional independence. The implementation of the activity is carried out through a participatory empowerment approach that includes strengthening digital journalism skills, content production practices, managing various media platforms, and introducing media business model development strategies. In its implementation, this activity emphasizes the importance of journalistic ethics, information accuracy, creativity, and institutional governance in the development of digital media. Through this activity, the santri press institutions have successfully increased their capacity for content production and distribution, expanded audience reach, and developed opportunities for cooperation and media services that meet societal needs. Strengthening production competence and media business management becomes the foundation for creating productive, adaptive, and sustainable santri press institutions. Thus, the development of multiplatform media that has been applied not only functions as a means of publishing pesantren activities but also as a space for developing digital literacy, student creativity, and institutional economic independence.
Downloads
References
Sari, H. (2025). Strategi komunikasi pesantren dalam menyebarkan nilai-nilai Islam melalui media digital. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 637–650.
Harahap, M. G., Darma, A. F., Munawaroh, Syah, R., & Tanjung, A. N. M. (2025). Pelatihan pengembangan konten digital santri: Optimalisasi media sosial untuk dakwah dan kewirausahaan. Altafani: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2).
Mukhlishin, A., Hayati, R. M., & Kharisma, R. (2025). Optimalisasi media sosial sebagai alat promosi pesantren oleh santri di Lampung Tengah. JKPI: Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 4(2).
Syahri, M., Saryono, D., & Zulfikar, M. F. (2024). Manajemen jurnalistik multiplatform. CV. Muara Media Pustaka.
Mandasari, Z. (2025). Digital-based news production management strategy in responding the challenges of media convergence. IJEBAS: International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration, 5(5), 2079–2084.
Fauzan, M., Purwanto, E., Jupri, H. D. N., & Dewi, P. S. (2025). Media sebagai agen perubahan komunitas di era teknologi digital. Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital, 2(4).
Picard, R. G. (1989). Media economics: Concepts and issues. Sage Publications.
Tripalupi, M. F., & Irawan, R. E. (2025). Media transformation management strategy in the era of multiplatform (Case study on Tribun Network). Jurnal Komunikasi, 10(2).




