PENYULUHAN HUKUM PEMBAGIAN WARIS DALAM PERSPEKTIF PLURALISME HUKUM BAGI MASYARAKAT DESA KEDUNGBANTENG, BLITAR

Authors

  • Marsudi Dedi Putra Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Sri Ayu Astuti Wisnuwardhana University
  • Carolina Kuntardjo Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Agus Pramono Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Heristiawan Aryo Wirotomo Universitas Wisnuwardhana Malang

DOI:

https://doi.org/10.51158/dyk5eb27

Keywords:

hukum islam, hukum perdata, pembagian waris, penyuluhan hukum, pluralisme hukum

Abstract

Rendahnya pemahaman masyarakat desa terhadap sistem hukum waris di Indonesia yang bersifat pluralistik, baik berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata maupun Kompilasi Hukum Islam, sering menimbulkan sengketa keluarga, ketidakadilan pembagian harta warisan, dan konflik berkepanjangan. Permasalahan tersebut juga terjadi di Desa Kedungbanteng, Kabupaten Blitar, yang masyarakatnya masih terbatas dalam memahami konsep dasar hukum waris, persamaan dan perbedaan sistem waris, serta mekanisme pembagian waris yang sesuai dengan ketentuan hukum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran hukum masyarakat terkait pembagian waris yang adil dan sesuai hukum. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan hukum, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab dengan pendekatan partisipatif. Kegiatan diikuti oleh 45 peserta yang terdiri dari perangkat desa, tokoh masyarakat, guru, dan warga Desa Kedungbanteng. Materi disampaikan secara sederhana dan aplikatif dengan contoh kasus konkret pembagian waris. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest serta observasi partisipasi peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat sebesar 75% terkait konsep hukum waris dan mekanisme pembagian warisan menurut KUHPerdata dan KHI. Selain itu, peserta menunjukkan meningkatnya kesadaran untuk menyelesaikan pembagian waris secara musyawarah dan sesuai ketentuan hukum. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah preventif dalam meminimalkan sengketa waris serta memperkuat keharmonisan keluarga dan ketertiban sosial di masyarakat desa.

 

Abstract

 The low level of understanding among village communities regarding Indonesia's pluralistic inheritance law system, both based on the Civil Code and the Compilation of Islamic Law, often leads to family disputes, unfair inheritance distribution, and prolonged conflict. This problem also occurs in Kedungbanteng Village, Blitar Regency, where the community still has limited understanding of the basic concepts of inheritance law, the similarities and differences between inheritance systems, and inheritance distribution mechanisms in accordance with legal provisions. This community service activity aims to increase public knowledge and legal awareness regarding fair and legal inheritance distribution. The implementation method is carried out through legal counseling, interactive discussions, and question and answer sessions with a participatory approach. The activity was attended by 45 participants consisting of village officials, community leaders, teachers, and residents of Kedungbanteng Village. The material was presented in a simple and applicable manner with concrete examples of inheritance distribution cases. Evaluation was carried out through pretest, posttest, and participant observation during the activity. The results of the activity showed a 75% increase in community understanding regarding the concept of inheritance law and inheritance distribution mechanisms according to the Civil Code and the Compilation of Islamic Law. Furthermore, participants demonstrated increased awareness of the importance of resolving inheritance distribution through deliberation and in accordance with legal provisions. This activity is expected to serve as a preventative measure to minimize inheritance disputes and strengthen family harmony and social order in village communities.

     

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Marsudi Dedi Putra, Universitas Wisnuwardhana Malang

    Jurusan Ilmu Hukum, Universitas Wisnuwardhana Malang

  • Sri Ayu Astuti, Wisnuwardhana University

    Jurusan Magister Ilmu Hukum, Universitas Wisnuwardhana Malang

  • Carolina Kuntardjo, Universitas Wisnuwardhana Malang

    Jurusan Magister Ilmu Hukum, Universitas Wisnuwardhana Malang

  • Agus Pramono, Universitas Wisnuwardhana Malang

    Jurusan Magister Ilmu Hukum, Universitas Wisnuwardhana Malang

  • Heristiawan Aryo Wirotomo, Universitas Wisnuwardhana Malang

    Jurusan Ilmu Hukum, Universitas Wisnuwardhana Malang

References

Amalia, D., Sumarni, S., Tanjung, I., & Sunaryo, A. (2023). Sosialisasi pembagian warisan menurut Kompilasi Hukum Islam (KHI) pada masyarakat Pekon Banjar Agung. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(6), 13203–13207. https://doi.org/10.31004/cdj.v4i6.23674

Bedner, A., & Van Huis, S. (2021). Plurality of inheritance law and legal certainty in Indonesia. Asian Journal of Law and Society, 8(2), 245–263. https://doi.org/10.1017/als.2020.34.

Bowen, J. R. (2019). Islamic law and the dynamics of inheritance justice. Journal of Law and Religion, 34(3), 357–375. https://doi.org/10.1017/jlr.2019.28.

Marsudi Dedi Putra, Imam Ropii, Carolina Kuntardjo, Sri Ayu Astuti, Agus Pramono, Heristiawan Aryo Wirotomo, Endang Purwanti (2025). Legal Counseling on the Settlement of Inheritance Disputes by the Village Head through Mediation in Srigonco Village, Bantur District, Malang Regency. Asian Journal of Community Services, 4(12). https://doi.org/10.55927/ajcs.v4i12.432.

Mustaring, M., Sudirman, M., Rivai, A. M., & Tenri Ola Rivai, A. (2025). PKM pelatihan pembagian warisan bagi anggota komunitas Paramartha-Qudusiyah Makassar. TEKNOVOKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3). https://doi.org/10.59562/teknovokasi.v3i3.10544

Muthoifin, R., Fawazzanne Typhano Rachmadie, F. T., Apriantoro, M. S., Nirwana, A., Bernardlauwers, B., Islam, R., & Nuha. (2025). Bibliometric analysis of the socialization of Islamic inheritance law in the Scopus database and its contribution to Sustainable Development Goals (SDGs). Journal of Lifestyle and SDGs Review, 5, e03057. https://doi.org/10.47172/2965-730X.SDGsReview.v5.n02.pe03057.

Poespasari, E. D., Rahmaniar Helmi, H., Soelistyowati, S., Sumedi, M., & Erlangga, A. S. (2025). Settlement of disputes over the inheritance property distribution in the community of Juwono Village, Nganjuk. IUS Positum: Journal of Law Theory and Law Enforcement, 2(4). https://doi.org/10.56943/jlte.v2i4.415.

Purnomo Syamsi, H. (2025). Peningkatan pemahaman masyarakat Kalurahan Potorono terkait hukum waris. AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 7-16. https://doi.org/10.24853/an-nas.4.1.7-16

Sukriono, D., Sudirman, D. D. R., Al Atok, A. R., & Bramantya, A. (2025). Local Wisdom as Legal Dispute Settlement: How Indonesia’s Communities Acknowledge Alternative Dispute Resolution. Legality Journal, 3(1), 261–285.

Suwarti, S., Khunmay, D., & Abannokovya, S. (2025). Conflicts occurring due to the application of different legal inheritance systems in Indonesia. Legality: Jurnal Ilmiah Hukum, 30(2). https://doi.org/10.22219/ljih.v30i2.21020.

Downloads

Published

2026-05-14