STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA SUMBER SIRAH DENGAN PEMBUATAN SPOT FOTO PADA BUMDES KERKEP MANDIRI
DOI:
https://doi.org/10.51158/736czp80Keywords:
BUMDES, Diversifikasi Produk, Pariwisata, Pengabdian Masyarakat, SwafotoAbstract
Sektor pariwisata memegang peranan krusial dalam menggerakkan perekonomian perdesaan. BUMDES Kerkep Mandiri selaku pengelola Wisata Air Sumber Sirah di Kabupaten Kediri menghadapi kendala penurunan jumlah pengunjung sebesar 25% pada tahun 2024 akibat ketatnya persaingan pariwisata alam dan minimnya diferensiasi produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan strategi diversifikasi produk dan pemasaran pariwisata melalui optimalisasi lahan pasif menjadi wahana spot foto sebagai instrumen promosi visual. Metode pelaksanaan kegiatan menerapkan pendekatan pemberdayaan partisipatif (Participatory Community Development) yang terdiri dari tiga tahapan sistematis: persiapan melalui Focus Group Discussion (FGD), pelaksanaan pembangunan infrastruktur komplementer berbasis transfer teknologi, serta evaluasi dampak (before-after analysis). Hasil intervensi menunjukkan keberhasilan pengadaan wahana spot foto terintegrasi yang berfungsi ganda sebagai fasilitas rekreasi dan pemicu promosi digital. Secara kuantitatif, evaluasi komparatif mencatat dampak positif berupa lonjakan volume kunjungan wisatawan rata-rata sebesar 81,43%, yaitu dari rata-rata 350 pengunjung menjadi 635 pengunjung per bulan. Selain itu, tingkat kepuasan pengelola BUMDES (skor 4,75 dari 5,00) dan kepuasan pengunjung (skor 4,47 dari 5,00) membuktikan efektivitas program secara menyeluruh. Implikasi kegiatan ini menegaskan bahwa strategi inovasi fasilitas visual ramah lingkungan mampu memicu promosi organik secara masif dan meningkatkan keberdayaan ekonomi kelembagaan desa.
Abstract
The tourism sector plays a crucial role in driving rural economies. BUMDES Kerkep Mandiri, as the manager of Sumber Sirah Water Tourism in Kediri Regency, faced a 25% decline in visitor numbers in 2024 due to intense competition in nature-based tourism and a lack of product differentiation. This community service activity aims to implement product diversification and tourism marketing strategies by optimizing passive land into a photo spot destination that serves as a visual promotion instrument. The method applied a participatory community development approach consisting of three systematic stages: preparation through Focus Group Discussions (FGD), implementation of complementary infrastructure construction based on technology transfer, and impact evaluation (before-after analysis). The intervention results demonstrated the successful provision of an integrated photo spot that serves a dual purpose as a recreational facility and a digital promotion trigger. Quantitatively, the comparative evaluation recorded a positive impact with an 81.43% surge in tourist volume, increasing from an average of 350 to 635 visitors per month. Furthermore, high satisfaction index scores from both the BUMDES management (4.75 out of 5.00) and visitors (4.47 out of 5.00) confirm the comprehensive effectiveness of the program. The implication of this activity underscores that eco-friendly visual facility innovation strategies can effectively trigger massive organic promotion and enhance the economic empowerment of village institutions.
Downloads
References
Ali, R. K. (2021). Strategi Pengembangan Obyek Wisata Pantai di Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 9(3), 204–216.
Hana, C., Kumalasari, D. A., & Anggriawan, R. (2021). Pelatihan Strategi Pemasaran Online bagi UMKM Bawang Goreng di Kecamatan Grogol. Jurnal Abdikmas, 2(1), 35–41.
Hidayat, M., Maulia, D. K., Rozak, R. W. A., & Erliyandi, R. (2022). Rancangan 3D Pengembangan Desa Wisata-Budaya Pandanwangi Cianjur Berorientasi Nilai Ecovillage. Jurnal Kajian Pendidikan Umum, 20(2), 1–20.
Maryetti, & Mahoni, C. B. C. (2018). Dampak Pariwisata Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat di Sekitar Obyek Wisata the Lodge Maribaya Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Sains Terapan Pariwisata, 3(2), 269–278.
Purnomo, A. S. A., & Kusuma, M. R. P. (2019). Pengungkapan Estetika Fotografi “Instagramable” Di Era Pariwisata Destinasi Digital. Mudra Jurnal Seni Budaya, 34(3), 319–324.
Wahab, M. S., Mopangga, H., & Dai, S. I. S. (2025). Pengaruh Sektor Pariwisata Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Dampaknya pada Kesejahteraan Masyarakat. Jurnal Inovasi Hasil Penelitian Dan Pengembangan, 5(2), 289–296.
Wibowo, S., & Rizza, M. A. (2024). Peningkatan Daya Tarik Pemandian Sumberingin Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang dengan Pembangunan Taman dan Spot Foto. Jurnal GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat), 2(2), 408–415.
Zinaida, R. S. (2013). Strategi Tourism Marketing Melalui Etourism dan Event pada Objek Wisata Pulao Kemarao di Kota Palembang. Marketing Communication Pariwisata Dan Korporasi Di Indonesia, 85–95.




