LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN PENGGUNAAN PERMAINAN KALUNG KERTAS DI SMAN 1 KURUN

  • Mimi Suriatie Universitas Palangka Raya
  • Oktamia Karuniaty Sangalang Universitas Palangka Raya

Abstract

Abstrak

 


Guru sebagai pengajar dan pembimbing di sekolah berkewajiban membantu pelayanan Bimbingan dan Konseling di sekolah, seperti: turut serta aktif dalam membantu melaksanakan layanan BK, Memberikan layanan bimbingan kelompok kepada siswa, Berpartisipasi dalam pertemuan kasus, Meneliti kesulitan dan kemajuan siswa, Melihat hasil kemajuan siswa dari nilai raport, Mengadakan hubungan komunikasi dengan orang tua siswa, Bekerjasama dengan guru mata pelajaran dalam pengumpulan data siswa, mengidentifikasikan masalah, Membantu memecahkan masalah siswa, Mengirimkan (refral) masalah siswa yang tidak dapat diselesaikannya kepada orang yang berkompeten dalam mengatasi masalah, Mengidentifikasikan, menyalurkan, membina bakat. Tujuan pengabdian ini “mengetahui bagaimana Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Penggunaan Permainan Kalung Kertas Di SMAN 1 Kurun? Sampel berjumlah 30 orang siswa (kelas 10). Alat pengumpulan data utama menggunakan teknik Check List, yaitu: suatu cara untuk memperoleh data dengan membuat daftar pertanyaan yang ditujukan kepada seluruh siswa pada SMAN 1 Kurun. Cara menganalisa data untuk menguji kenyataan yang ada penggunaan permainan kalung kertas dalam layanan bimbingan kelompok, pelaksana menggunakan perhitungan persentase. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa hampir semua komponen tujuan dalam pengabdian dilaksanakan dengan presentase 97,67% cukup tinggi oleh siswa. Ini berarti guru sangat berpartisipasi dan mendukung Program Layanan Bimbingan dan Konseling di SMAN 1 Kurun.


 


Kata Kunci : Permainan Kalung Kertas 1, Layanan Bimbingan Kelompok 2.


 


Abstract


 


Teachers as instructors and mentors in schools are obliged to help the guidance and counseling services in schools, such as: actively participating in helping BK services, providing group guidance services to students, participating in case meetings, researching student difficulties and progress, seeing the results of student progress from report cards grades, Establish communication relationships with parents of students, Cooperate with subject teachers in collecting student data, identify problems, help solve student problems, send (refral) student problems that cannot be solved to people who are competent in solving problems, identify, channel , build talent. The purpose of this service is “to find out how the Group Guidance Service With the Use of Paper Necklace Games in SMAN 1 Kurun? The sample consisted of 30 students (grade 10). The main data collection tool uses the Check List technique, which is: a way to obtain data by making a list of questions addressed to all students at SMAN 1 Kurun. How to analyze data to test the reality that there is a use of paper necklace games in group guidance services, implementing using percentage calculations. The results of the dedication show that almost all components of the objectives in the service were carried out with a percentage of 97.67% high enough by students. This means the teacher is very participating and supports the Guidance and Counseling Service Program at SMAN 1 Kurun.


 


Keywords: Paper Necklace Game 1, Group Guidance Services 2

Published
2019-11-06
How to Cite
SURIATIE, Mimi; SANGALANG, Oktamia Karuniaty. LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN PENGGUNAAN PERMAINAN KALUNG KERTAS DI SMAN 1 KURUN. JURNAL KOULUTUS, [S.l.], v. 2, n. 2, p. 96-109, nov. 2019. ISSN 2620-6277. Available at: <http://ejournal.kahuripan.ac.id/index.php/koulutus/article/view/277>. Date accessed: 12 dec. 2019.