PENGARUH LATIHAN HOLLOW SPRINTS DENGAN INTERVAL TRAINING RATIO 1:3 DAN 1:5 TERHADAP KECEPATAN DAN POWER OTOT TUNGKAI

  • Arif Kustoro Universitas Kahuripan Kediri

Abstract

Sprint adalah teknik latihan yang digunakan oleh atlet di semua jenis olahraga untuk meningkatkan kecepatan dan kekuatan. Untuk mengembangkan kecepatan dan kekuatan otot tungkai, diperlukan latihan lari berlubang mengacu pada rasio latihan interval 1:3 dan 1:5. Subjek penelitian ini adalah siswa laki-laki di SMPN I Kertosono yang terdiri dari 48 siswa. Desain penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif yang disebut sebagai metode eksperimen semu dengan menggunakan desain kelompok kontrol nonequivalent. Analisis data penelitian ini menggunakan ANOVA untuk mendapatkan data. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan pre-test dan post-test dimana tes kecepatan menggunakan sprint 30 meter dan daya menggunakan tes lompat vertikal. Data dari pre-test dan post-test, kemudian, dianalisis dengan menggunakan seri SPSS 22.0. Hasil penelitian ini ada peningkatan yang signifikan dari latihan sprint berongga menuju kecepatan dan kekuatan. Ada perbedaan yang signifikan antara rasio pelatihan interval sprint kosong 1: 3 dan rasio pelatihan interval sprint kosong 1: 5 terhadap peningkatan kecepatan dan daya.


Kata kunci: latihan, sprint hampa, latihan interval, kecepatan dan kekuatan otot kaki.

Author Biography

Arif Kustoro, Universitas Kahuripan Kediri

Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi

How to Cite
KUSTORO, Arif. PENGARUH LATIHAN HOLLOW SPRINTS DENGAN INTERVAL TRAINING RATIO 1:3 DAN 1:5 TERHADAP KECEPATAN DAN POWER OTOT TUNGKAI. JURNAL KOULUTUS, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 164-182, sep. 2018. ISSN 2620-6277. Available at: <http://ejournal.kahuripan.ac.id/index.php/koulutus/article/view/145>. Date accessed: 24 may 2019.